Jumat, 11 November 2011

Joni Takut Di Sekolah

Berikut adalah cerita nyata proses terapi yang saya jalani

Sebut saja namanya Joni ( bukan nama sebenarnya ), anak laki-laki berusia 7 tahun. Dia adalah anak tunggal. Adakah sesuatu yang menarik dari kasus Joni. Sejak TK, Joni tidak berani ditinggal sendiri ketika ke sekolah. Ya, hal ini berlanjut sampai dengan Joni berusia 7 tahun dan masuk ke kelas 2 sekolah dasar.

Saat sekolah mamanya atau kerabatnya selalu mengantar dan menunggui dia. Lho bukannya wajar kalo anak seumuran itu diantar dan ditunggui ?? Anda benar. Joni tidak hanya diantar dan ditunggui, bahkan sampai dalam kelas sekalipun mamanya mendampingi dia, di sebelahnya, mengikuti pelajaran dari awal sampai dengan pulang sekolah. Wajarkah hal tersebut ? Kalo anak TK, mungkin saja wajar. Tetapi kasus ini menimpa anak kelas 2 SD. Tentu sangat tidak wajar.

Singkat kata, sang orang tua mengkontak saya. " Pak, apakah anak kecil bisa diterapi ? ", kata sang ayah. "Tentu saja ", kata saya. Lalu kami membuat janji pertemuan.

Hari perjanjianpun tiba. Saya bertemu dengan ayah Joni. Setelah sang ayah menceritakan keluhan yang dialami, dan bercerita tentang kondisi di sekolahnya, saya pun bertemu dengan Joni. Kesan pertama yang saya tangkap, anak ini cowok, tetapi di wajahnya tidak ada aura ketegasan dan keberanian. Sayapun mengeluarkan jurus-jurus asyik agar state penasaran Joni muncul. Mau tahu jurus apa yang saya gunakan ? SULAP !! Ya, siapa yang gak suka sulap ? Setiap Joni terkesima, saya langsung menatap matanya lalu saya berikan direct sugestion bahwa dia adalah orang yang berani. Setelah beberapa trick, Jonipunmulai dekat dengan saya, dan mau duduk disamping saya, dengan dekat. dekat sekali seperti dia adalah anak saya sendiri.

Saya minta sang ayah pergi ( bukan ngusir tuan rumah koq, qiqiqiqi ) maksudnya agar Joni bisa leluasa bercerita pada saya.

INI DIA CERITANYA
Setelah ayahnya pergi, dimulailah investigasi, dan inilah pelajaran yang saya dapat. Simak baik-baik.


Saya ( YAN ) berkata pada Joni ( JONI ) :
  • YAN : Nah Jon, kamu sekarang sudah sama om sendirian. Om percaya bahwa kamu anak yang hebat lho, buktinya kamu bisa menebak kartu yang om mainkan tadi, benar atau betul ? "
  • JONI : Heheheh iya
  • YAN : Nah karena kamu anak yang hebat, maka sekarang kamu bisa ceritakan pada om, apa yang kamu alami di sekolah sehingga mama harus nungguin kamu "
  • JONI : emmm gak apa-apa sih....( diam.... tak mau bercerita )
  • YAN : ( saya pegang erat tangannya ) Jon, kamu aman bersama Om, Om janji gak kasih tahu ceritamu ke papa atau mamamu. Mulai sekarang dan seterusnya, kamu berani bercerita pada om
  • JONI : ( mengangguk )
  • YAN : Nah, sekarang ceritakan dong, apa yang teradi di sekolah. Kamu kelas berapa sekarang ?
  • JONI : Kelas satu
  • YAN : bagus, sekarang apa yang Joni alami 
  • JONI : Mama disampingku, lalu bu guru menyuruh mama keluar....
  • YAN : Lalu ?
  • JONI : Mama keluar dan bu guru menutup pintu kelas dan menguncinya. Aku mau keluar, tapi pintunya dikunci !
  • YAN : Lalu apa yang kamu rasakan di hati kamu ?
  • JONI : Aku takut. Terus bu guru marah ama aku
  • YAN : Oh jadi kamu merasa takut. ( mengakui emosinya ). Ya, om juga pernah merasakan takut sewaktu kecil, memang gak enak ya rasanya ( memahami emosinya ). Lalu apa yang kamu lakukan ?
  • JONI : Aku mau keluar dan nangis minta dibukakan pintu
  • YAN : Oh begitu, lalu apa yang dilakukan bu guru ?
  • JONI : Bu guru marah ama aku 
  • YAN : Ya, ya, om paham apa yang kamu alami ( sambil tetap memegang tangan Joni agar dia merasa aman ). Baik Joni. Sambil om pegang tangan Joni, Joni coba ingat kembali kapan takut ini pernah kamu alami sebelum kamu kelas satu. Kamu aman bersama om.
  • JONI : (diam..... agak lama) Aku di Giant...
  • YAN : Lalu ?
  • JONI : Aku naik lantai dua ama papa
  • YAN : Kamu kelas berapa ?
  • JONI : TKB
  • YAN : Sama papa lagi ngapain nih ?
  • JONI : Aku naik tangga berjalan, papa mau ambil uang
  • YAN : Oh begitu, lalu  ?
  • JONI : Uangnya keluar, aku ambil uangnya keluar lalu aku lari... tapi papa marah, aku dipukul !
  • YAN : Kalo om boleh tahu, kenapa Joni lari ?
  • JONI : Mau kasih uangnya ke mama... tapi papa pukul aku.... sakit..... aku takut....
  • YAN : Oh om paham cerita Joni. Om juga pernah dipukul, dan rasanya memang sakit ya... Yap, sekarang coba Joni rasakan lagi, pernah gak sebelum ini, Joni merasa takut. Ya, sebelum kejadian ini. Joni akan aman bersama Om
  • JONI : (diam... ) Waktu TKA
  • YAN : Apa yang terjadi ? kamu di dalam atau di luar rumah ?
  • JONI : di rumah, di kamar
  • YAN : Apa yang terjadi, ceritakan pada om
  • JONI : Papa marah ama aku.... aku dipukul.... dipukul pake sabuk ( ikat pinggang ). Sakit sekali om....
  • YAN : Ya, sakit sekali, om paham apa yang kamu alami. Kalau sebelum ini, kapan rasa seperti ini perna Joni alami ?
  • JONI : (diam, lalu menggelengkan kepala ) ... gak ada om
Well, sobat. Saya menarik nafas panjang......
Selanjutnya saya lakukan dengan terapi forgiveness dan memberikan sugesti bahwa dia adalah anak yang hebat dan berani. Caranya ?? Dengan teknik dongeng ( http://brightfuture-academy.blogspot.com/2011/10/dongeng-yang-menyembuhkan.html )

APA PELAJARAN BERHARGANYA 
Menurut Anda apa ?

Yang saya dapatkan adalah sebagai orang tua kita harus belajar untuk bersabar dan berusaha mengerti anak kita. Anak kita bisa punya tujuan baik bagi kita lho !. Kenapa kita gak bisa bersabar ? mungkin ada believe-believe negative yang masih kita pegang dan itu mempengaruhi tindakan kita secara bawah sadar.
Sebelum belajar tentang parenting atau ilmu menjadi orang tua yang baik, pertama-tama , menurut saya, kita harus bereskan dulu luka-luka bathin yang pernah kita alami. Dengan begitu kita akan bisa memahami dan secara jernih belajar dan menerapkan ilmu parenting yang benar, pada anak kita.

Saya bersyukur, di usia saya yang masih muda ini, dengan dua orang anak yang berusia 5 tahun ( Jennifer ) dan 9 bulan ( Renatta ), saya telah belajar untuk membereskan luka-luka lama saya. Efeknya ? Wow Luar Biasa !!! Saya bersyukur pada Allah, dan berterima kasih pada istri saya, Helen, karena anak-anak saya tumbuh dengan baik, memiliki harga diri yang baik, dan berprestasi. 

Saya bukannya mau bersikap congkak dan arogan. Saya hanya menggugah para orang tua dan CALON ORANG TUA, agar mau belajar lebih untuk kebaikan anak-anak kita. 

Kawan, Indonesia tak kan kuat jika keluarga kita tidak kuat. Indonesia tak kan maju, jika anak-anak kita kita didik dengan pola didik yang lama dan merendahkan harga diri anak kita.  Banyak guru-guru parenting yang luar biasa, seperti Ariesandi Setyono ( guru saya ) dan Ayah Edi, yang bukunya bisa anda dapatkan di toko-toko buku. Jika anda sungkan pada mereka dan mau tanya pada saya, dengan bahagia dan senang hati saya akan mesharingkan apa yang saya tahu. Saya juga masih terus belajar agar menjadi lebih baik dari sekarang.

Demikian sekilas cerita saya. Semoga terinspirasi

Informasi tentang Egostate Terapi di Surabaya-Sidoarjo
Yan Ardhianto Handoyo
Family Terapis
Master Egostate Terapi of Gordon Emmerson
email   : makeabetter.mind@gmail.com
FB       : http://www.facebook.com/bettermind
Twiter : @trainer_yan
HP      : 0811337376

Sabtu, 29 Oktober 2011

TERAPI MENULIS YANG LUAR BIASA


Ada apa dengan menulis ?
Mengapa tidak divisualisasikan saja ?
Masih ada beberapa pertanyaan lagi yang disampaikan kepada saya ketika saya memberikan beberapa tips me remove believe negative, dan saya menyuruh mereka menuliskan apa yang mereka lakukan.

MENULIS
Menulis adalah kegiatan yang bisa dilakukan oleh semua orang ( saya asumsikan Anda yang membaca blog ini pasti bisa menulis ).  Ketika kita menuliskan sesuatu, pikiran kita akan terfokus pada apa yang akan kita tuliskan. Saat itu terjadi maka ego state kita yang bermasalah (vaded/retro/malevolent) bisa muncul bergandengan dengan state kreatif, atau state yang lainnya. Hal ini bisa kita manfaatkan untuk mengekspresikan perasaan negatif / state yang vaded kita.

Memang tidak semua orang gemar menulis, tetapi ada banyak orang juga yang sulit mengekspresikan perasaannya dengan berkata-kata. Justru dengan menuliskannya, semua perasaan yang ada bisa tercurahkan. Kita bisa melihat dan merenungkan disekitar kita, ada orang yang cendrung introvet. Kesehariannya lebih banyak diam. Jika didalam suatu kelompok dia cendrung pasif berkomunikasi, walaupun tetap terlibat dalam kegiatan kelompok. Walau kelihatannya diam, tetapi sebenarnya didalam dirinya, mini personalitynya / egostatenya mampu bercakap-cakap dengan jelas. Saya terkejut ketika kuliah, saya memiliki seorang teman seangkatan yang  cendrung diam. Jika tidak diajak bicara, dia akan tetap diam. Kebetulan saya aktif di majalah kampus dan saya menerima artikel dari rekan saya tersebut. Wow ! konten tulisannya benar-benar berkualitas. Kualitas tulisannya sama berkualitasnya dengan orang lain, dan ia bisa mengepresika dengan bagus pendapatnya.

Dari beberapa kejadian serupa yang ada di sekitar saya ( dan saya termasuk yang pernah mengalaminya ) serta setelah saya belajar egostate terapi, maka tercetuslah ide terapi lewat tulisan ini.

METODE TERAPI
Didalam egostate terapi, egostate yang vaded / terluka / beremosi negatif, bisa mengekspresikan perasaannya kepada state lain atau introject. Kemudian setelah ekspresi dilakukan removal, dan relief.

Kegiatan ini seperti kita menulis surat pada seseorang ( saya sebut dg istilah introject )

Saat hati anda gundah gulana / galau / ada sesuatu yang mengganjal, perbesarlah perasaan itu.  Bayangkan/ rasakan/dengarkan, bagaimana jadinya bila perasaan itu berlangsung seumur hidup Anda.... betapa tidak mengenakan bukan ? Ijinkan, niatkan, harapkan perasaan ini muncul
Lalu ambilah secarik kertas putih dan alat tulis , mulailah dengan menuliskan nama perasaan tersebut diujung kanan atas kertas tersebut. Misal : Sang Sedih, Si Gundah, Galau, dsb. Kemudian curahkan perasaan itu diatas kertas tadi. Katakan semuanya, puaskan diri Anda untuk menuliskan semua uneg-uneg dalam hati Anda. Anda bebas melakukannya. Kalau perlu buatlah gambar-gambar yang mengekspresikan perasaan anda. Jika anda perlu kertas lagi, ambilah kertas lagi dan ekpresikan sampai habis.

Contoh ( ekpresi duka seorang anak pada ayahnya yang sudah tiada beberapa tahun lalu ):
" Papa, kenapa papa koq sakit sih. Aku jadi sedih ketika papa tidur tak berdaya di rumah sakit. Aku merasa gak berdaya karena aku masih kecil. Gimana dengan masa depan kami.......... " dan seterusnya

Setelah selesai menuliskan semuanya. Lakukan removal pada orang atau apapun yang Anda kirimi tulisan tadi. Caranya, Lipat surat Anda tadi, lalu pejamkan mata sejenak. Bayangkan/rasakan, surat ini melayang lalu sampai di orang yang Anda tuju. Kemudian biarkan dia membacanya beberapa saat. Setelah itu, mintalah orang/sesuatu  tersebut "pergi" dari hadapan anda, meninggalkan anda. Anda bisa memintanya pergi, mempersilahkan pergi, atau membuat bayangannya menjadi kecil menjauh dan menghilang. Kuasa ada di tangan anda.

Setelah benar-benar menghilang, lakukan relief emosi.

Caranya, rasakan perasaan/bagian lain yang lebih bijak, dewasa, dan mau mengasuh/mengayomi, menghibur.Ingatlah suatu kejadian dimana perasaan ini muncul. Ambil secarik kertas lagi. Tuliskan,  kepada yang tercinta.... ( nama perasaan negative yang mengekspresikan perasaannya tadi / vaded). Lalu tuliskan siapa pengirimnya, misal Dari Cinta / Bijak / Sayang / Dewasa / Mantab / Hepi / Gembira, dll
Kemudian tulislah kata-kata yang medukung, menghibur, menguatkan si Vaded. Contoh , " Hai Sedih, namaku Hepi. Aku sayang kamu, dan aku inginberbagi semangat denganmu. Aku akan berada di sampingmu, menemanimu, mendukungmu, menceriakan kamu, ................dst "

Lakukan check pada vaded dengan cara merasakannya apakah perasaan yang tadinya negative, apakah  sudah menjadi netral atau bahkan positive ?

Jika perasaan vaded sudah normal /netral lakukan ganti nama, caranya ambil kertas lagi dan tulis dengan besar, misal : SEDIH SUDAH BERGANTI NAMA MENJADI TEGAR, dan tuliskan pemahaman baru yang sudah Anda dapatkan, misalnya : Papa sudah dipanggil Tuhan, inilah jalan yang baik bagi semuannya, dan saya merelakan papa kembali ke Surga bersama Tuhan

Lalu tutuplah dengan doa syukur pada Tuhan.

Anda bisa memanggil perasaan-perasaan positif yang muncul tadi kapanpun anda perlu dukungan, dan lihatlah bagaimana ajaibnya perasaan kita bekerja.

Rasakan kini perubahan poitif di diri Anda, dan Anda semakin siap dan berkualitas dalam menjalani kehidupan Anda

Demikian sekilas sharing saya, semoga berguna bagi rekan-rekan sekalian
Jika ada pertanyaan, silahkan menanyakan di kolom komentar yang sudah disediakan.


Informasi tentang Egostate Terapi di Surabaya-Sidoarjo
Yan Ardhianto Handoyo
Master Egostate Terapi of Gordon Emmerson
email   : makeabetter.mind@gmail.com
FB       : http://www.facebook.com/bettermind
Twiter : @trainer_yan
HP      : 0811337376

Selasa, 18 Oktober 2011

TANYA JAWAB SEPUTAR EGOSTATE TERAPI



Apa itu Egostate Therapy ?
Ego State Therapy adalah teknik yang sangat luar biasa berdasarkan premis personality yang terdiri dari part-part yang terpisah, dan ini disebut ego states. Atau juga dapat disebut sebagai mini personaliti. Keterangan lebih lanjut bisa di click di http://makeabettermind.blogspot.com/2011/10/apa-itu-ego-state-terapi-teknik-terapi.html

Apa tujuan Egostate Therapy ?
  1. Untuk mengalokasikan ego state dimana adanya kesakitan, trauma, kemarahan, atau frustrasi serta memfasilitasi ekspresi, melepaskan, menyamankan, dan memberdayakan dari state kita
  2. Untuk memfasilitasi fungsi komunikasi diantara ego state.
  3. Untuk menolong klien mengenal ego state mereka dengan tujuan untuk digunakan sebagai keuntungan untuk klien kita.
  4. Mengatasi konflik dalam diri.


Apa Egostate Therapy bertentangan dengan ajaran agama ?
Egostate Terapi adalah berkat Yang Maha Kuasa dimana kita bisa memperbaiki mental kita sambil tetap berserah pada Tuhan. Terapi ini berjalan seperti konseling yang dilakukan oleh psikolog, hanya saja pendekatan tekniknya yang berbeda.

Apakah terapi ini sama dengan hypnotherapy ?
Egostate Therapy berbeda dengan hipnoterapi. Egostate therapy tidak selalu menggunakan proses hipnosis formal. Walaupun begitu metode terapi ini sama ampuhnya dengan hipnoterapi

Apa yang terjadi saat terapi ?
Terapi berlangsung seperti konseling biasa. Seperti “curhat” kepada seorang teman. Tetapi ketika Anda pulang, Anda akan memperoleh suatu kelegaan / kesembuhan yang permanen

Berapa lama terapi ini berlangsung ?
Terapi berlangsung sekitar 1-2 jam per sesinya. Untuk kasus-kasus tertentu perlu 2 - 3 kali sesi. Semuannya juga tergantung bagaimana Anda bekerjasama dengan terapis untuk menggali akar masalah dan mendapatkan pemahaman baru. 

Kasus apa saja yang dapat ditangani dengan terapi ini ?
Multiple Personality, Psikosomatis, Post Traumatic Stress Disorder, Addiction, Depresi dan kemarahan, Panic attack, relationship khususnya hubungan suami isteri, personal development khususnya mental block, trauma, obsesive compulsive behaviour, kesedihan dan kehilangan, kinerja kerja serta problem psikis lainnya

Apakah keberhasilan terapi ini dijamin ?
Seperti ketika Anda ke dokter, dokter tidak bisa menggaransi 100% anda sembuh sempurna hanya dengan meminum obat darinya. Kesembuhan juga tergantung dari kerjasama Anda untuk membuat hidup Anda lebih baik dari sebelumnya

Apakah terapi ini aman dan tanpa efek samping ?
Terapi ini sangat aman dan tanpa efek samping. Terapi ini telah dipakai oleh para ahli mind therapy di dunia

Usia berapa bisa dilakukan terapi ini ?
Ego State Therapy bisa dilakukan pada anak usia 4 tahun sampai dewasa. Intinya bila anak Anda memerlukan terapi ini, paling tidak anak Anda sudah bisa berkomunikasi dengan baik

Apakah rahasia saya dijamin?
YA !. Sebagai terapis, kami akan menjaga rahasia klien. Kami tidak akan menyebarkan informasi tentang kasus yang dialami klien beserta informasi tentang klien kepada siapapun

Persiapan apa yang harus saya lakukan sebelum terapi?
Anda siapkan NIAT Anda untuk sembuh dan menjadi lebih baik. Renungkan apa saja kebahagiaan yang akan Anda dapat ketika Anda lepas dari masalah ini

Dimana Saya bisa menemui Egostate Terapist yang bisa dipercaya ?
Anda bisa menghubungi :

Yan Ardhianto Handoyo
Master Egostate Terapi of Gordon Emmerson
Zenith Performance Counselor
email   : makeabetter.mind@gmail.com
FB       : http://www.facebook.com/bettermind
Twiter : @trainer_yan
HP      : 0811337376

Apa kata guru Anda tentang Anda ?

Berikut adalah cuplikan kata-kata beliau
"Yan adalah sosok pembelajar yang luar biasa. Saya salut dengan
kemampuan dia belajar dan menterapi Ego State bahkan mendalami hingga
tingkat Master serta sangat kagum dengan kasus-kasus yang mampu
ditanganinya. Anda Punya Masalah yang perlu dibantu? Bikin Janji dan
buktikan sendiri "

Antonius Arif
The First EgoState Therapy trainer in Asia
Approved by Gordon Emmerson, PhD



Senin, 17 Oktober 2011

DONGENG YANG MENYEMBUHKAN

Beberapa Pertanyaan Buat Anda
Apakah anak Anda susah belajar, tidak bersemangat, menjadi penakut, atau ada hal lain yang mengganggu psikisnya ?
Apa akibatnya ? Prestasi mulai menurun, anak susah bekerjasama, menjadi pemurung, atau lebih buruk dari ini ?
Apakah Anda kehabisan akal untuk memberikan semangat, motivasi, dan dorongan pada anak Anda ini ?
Inginkah kondisi ini berlangsung terus menerus ?


Jika Anda mengalami hal ini, mungkin artikel ini bisa membantu Anda.




Dongeng Sebelum Tidur
Waktu kecil kita sering mendengarkan dongeng menjelang tidur. Dongeng tersebut menceritakan kepahlawanan, keberanian, cinta, kesetiaan, dan lain sebagainya yang bernilai positif. So simple. Tapi tahukah Anda, ternyata jika kita tahu cara yang benar dalam bercerita, kita bisa melakukan mind terapi kepada anak-anak kita ? Sehingga anak-anak menjadi lebih baik kondisinya dari sekarang



Sekilas Tentang Gelombang Otak
Otak kita memiliki beberapa gelombang.

Beta, frekuensi 12 - 25 Hz.
Dominan pada saat kita dalam kondisi terjaga, menjalani aktifitas sehari-hari yang menuntut logika atau analisa tinggi, misalnya mengerjakan soal matematika, berdebat, olah raga, dan memikirkan hal-hal yang rumit. Gelombang beta memungkinkan seseorang memikirkan sampai 9 obyek secara bersamaan.

Alpha, frekuensi 8 - 12 Hz.
Dominan pada saat tubuh dan pikiran rileks dan tetap waspada. Misalnya ketika kita sedang membaca, menulis, berdoa dan ketika kita fokus pada suatu obyek. Gelombang alpha berfungsi sebagai penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Alfa juga menandakan bahwa seseorang dalam kondisi light trance atau kondisi hypnosis yang ringan.

Theta, frekuensi 4 - 8 Hz
Dominan saat kita dalam kondisi hypnosis, meditasi dalam, hampir tidur, atau tidur disertai mimpi. Frekuensi ini menandakan aktivitas pikiran bawah sadar.

Delta, frekuensi 0,1 - 4 Hz.
Dominan saat tidur lelap tanpa mimpi.

Ini Solusinya !!

Dongeng / cerita hampir disukai oleh semua anak-anak.Ketika anak kita telah siap di tempat tidurnya dan siap mendengarkan cerita dari Anda, sebetulnya anak Anda sudah siap, mengijinkan dirinya, untuk dihipnosis. Ya, dihipnosis oleh cerita Anda yang merupakan rangkaian direct sugestion.
Ketika Anda mulai bercerita, kondisi anak kita akan semakin relaks dan gelombang otaknyapun berpindah ke posisi alpha / light trans dan berlanjut ke theta. Dalam kondisi ini, maka pikiran kritis akan ter bypass dan kita bisa memasukan sugesti ke pikiran anak kita

Berikut adalah rahasia kesuksesan menanamkan ide positif pada anak kita lewat dongeng.

Pertama-tama, pilihlah cerita yang nilai positifnya selaras dengan nilai yang akan kita tanamkan.. Anda juga boleh mengarang cerita sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai yang hendak Anda tanamkan. Hal ini akan lebih baik sehingga Anda bisa mudah menyelipkan sugesti didalam cerita Anda.

Jadikan sang anak sebagai tokoh yang melakukan atau menerima nilai positif tersebut. Katakan bahwa dia berada dalam cerita tersebut. Sehingga dalam pikirannya, sang anak akan merasa terlibat dan mengalami apa yang anda ceritakan

Pastikan anak kita telah siap mendengar dongeng tersebut. Caranya adalah dengan menanyakan, "Apakah kamu siap mendengar cerita seru tentang...... (topik yg Anda akan ceritakan).... dimana kamu (sang anak) yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini, Seru kan ?!". Jika si anak berkata siap, maka Anda boleh melanjutkan ke tahap berikutnya. Jika belum, lakukan penyesuaian yang diinginkan anak Anda, mungkin saja ia perlu membenahi posisi tidurnya, atau ada hal yang lain agar anak Anda menjadi lebih nyaman

Setelah siap, bukalah cerita Anda, dengan menceritakan awal cerita yang mengeksplorasi imajinasi, pendengaran dan perasaan sang anak. Misanya seperti ini, " Disebuah pagi yang cerah, disebuah rumah kecil, tinggalah seorang laki-laki bernama Andy (Andy adalah nama si anak). Udara sangat sejuk sekali, dan burung-burung berkicau dengan ceria. Embun pagi yang jernih menetes perlahan-lahan dari ujung daun mangga, tes...tes...tes....menetes dengan lembutnya"

Hal ini berfungsi untuk membuat perasaan nyaman, relaks, dan ini merupakan induksi yang mengantar anak kita sampai ke kondisi trans. Perhatikan reaksi si anak.Perhatikan nafasnya ketika Anda bercerita. Lakukan dengan suara lembut tetapi jelas

Lanjutkan cerita Anda sambil terus memberikan sugesti positif pada si Anak, misalnya, "Andy adalah seorang anak yang pemberani dan bersemangat, ia disayangi oleh mama papanya....." atau " Dengan gagah , Andy menuju ke medan laga, ia sangat kuat dan perkasa, badannya yang sehat dan tegap itu membuat musuhnya takut ..."

Tuntaskan cerita Anda. Diakhir cerita ada tiga kemungkinan. Satu, anak anda belum tidur, dan yang kedua, sudah mulai tertidur atau mungkin yang ketiga dimana anak Anda sudah terlelap.
Jika anak Anda belum tidur, tetapi cerita Anda sudah habis, anda bisa menatap mata anak anda dengan lembut sambil tersenyum. pegang tangannya, lalu katakan sugesti yang Anda siapkan misalnya, "Mulai sekarang dan seterusnya, makin hari,  Andy akan makin bersemangat untuk belajar dan menjadi anak yang pintar ". Beri ciuman lembut, dan katakan "Selamat malam sayang, mama/papa love you "


Jika anak Anda sudah terlihat tidur, perhatikan nafasnya. Jika per menit ada 8-9 tarikan nafas, maka kondisi anak dalam kondisi trans. Perhatikan pula gerak kelopak matanya. Jika terjadi gerakan cepat ( REM : Rapid Eye Movement ), maka saat inilah saat yang tepat untuk melakukan sugesti pada anak kita. Caranya, pegang dagunya, dan katakan " ini mama/papa, walau matamu terpejam tetapi kamu masih bisa mendengar suara mama/papa". Lanjutkan dengan sugesti positif seperti diatas.

Lakukan hal ini secara berkelanjutan, nisacaya anak-anak kita akan memiliki suatu believe baru yang lebih positif.

Yang Perlu Diperhatikan
  1. Pilih cerita yang ringan
  2. Pilih cerita yang menyenangkan
  3. Hindari cerita yang menakutkan
  4. Lakukan dengan sabar
  5. Gunakan suara yang lembut tetapi dengan ucapan yang jelas
  6. Lakukan dengan cinta dan ketulusan
  7. Gunakan kata-kata yang berpola kalimat positif dalam memberikan sugesti

Semoga sharing ini bermanfaat, dan saya menunggu cerita dari Anda seputar dunia dongeng bagi anak-anak kita







HIPNOTERAPI ITU SESAT ?




"Pak Yan, saya semestinya ingin mendapatkan terapi dengan metode hipnosis untuk problem psikis saya, tetapi ketika saya tanya ama pendeta saya, saya malah dimarahin dan bilang kalo hipnoterapi itu sesat dan tidak sejalan dengan ajaran Allah. Jadi maaf ya Pak, sesinya saya batalkan", kata seorang calon klien saya 

Saya hanya tersenyum, sambil mengingat-ingat bahwa dulu saya juga seperti itu. Saya beranggapan kalau hipnoterapi itu sesat dan ilmu gelap. Tetapi setelah saya memperlajarinya dengan benar dari orang yang benar ( baca : pakar ), maka pendangan saya justru kebalik. Saya merasa bahwa Tuhan menganugrahkan rahmatNya melalui para terapis untuk membantu umatNya yang lain.

Banyak orang seperti saya dulu, menganggap hipnoterapi sesat karena melihat tayangan TV yang seakan-akan orang yang di hipnosis, kehilangan kesadaran dirinya dan dikontrol oleh orang lain. Ditambah informasi berita yang menampilkan kejahatan yang mengatasnamakan hipnosis, membuat terapi ini semakin ditakuti dan dianggap sesat

Menurut U.S. Department of Education, Human Services Division, dikatakan bahwa; “Hypnosis is the by-pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking” atau “Hypnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti”.

Jadi berdasarkan definisi diatas maka hipnosis sering kita lihat dan sering kita alami di kehidupan kita, misalnya kita merelakan diri untuk dihipnosis oleh iklan, telenovela, sinetron, dll. Bahkan parenting adalah proses hipnosis. Ketika Anda berbicara pada anak Anda sesungguhnya Anda sedang melakukan direct sugestion. Ketika Anda membacakan dongeng pada anak anda menjelang tidur, itu juga adalah proses hipnosleep. Jadi apakah masih sesat ?

Jadi hipnosis itu natural dan terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Pemahaman yang salah atau pemahaman yang setengah-setengan menyebabkan seseorang mengatakan bahwa hipnosis itu sesat dan ilmu hitam. Bahkan ada yang berani bilang bahwa penjelasan saya ini adalah usaha iblis untuk mempengaruhi manusia agar tersesat kejalan dosa. Pemikiran saya sih gampang saja, kalo terapi ini adalah bukan dariNya / atau bukan berkat dariNya, maka buahnya tidak baik. Kenyataannya, saya dan rekan-rekan terapis lainnya makin bisa melihat berkat Tuhan melalui terapi ini, dan makin banyak orang-orang yang terbantu dan makin bersyukur pada Tuhan. Jadi apakah masih sesat ?

Bahkan ada beberapa orang yang ketika membaca alinea diatas, makin menganggap bahwa saya adalah orang yang tidak baik / sesat. Ya terserah mereka.

Berikut adalah beberapa FAKTA tentang hipnosis yang saya salin dari Asosiasi Hipnoterapi Indonesia :


1. Hipnosis adalah sihir dan mistik

Sepanjang sejarah hipnosis selalu dihubungkan dengan hal –hal yang gaib atau sihir. Pandangan itu mulai terbentuk pada jaman Mesir kuno saat kegiatan yang menyerupai hypnosis digunakan pada acara keagamaan tertentu.
Sihir dan hypnosis seringkali dihubungkan juga dengan seseorang yang menginginkan kekuatan dan kekuasaan. Industri film Hollywood juga menciptakan gambaran hipnosis dengan segala hal yang berhubungan dengan dunia roh dan mistik. Lalu muncullah sebutan yang terkenal "hypnotic eye" bila diterjemahkan artinya adalah mata yang menghipnosis. Yang akhirnya membuat masyarakat pada umumnya menjadi takut.

Hingga sekarang masyarakat mempunyai anggapan hipnotist / hipnoterapist dapat melakukan hal apapun sebab mempunyai kekuatan tersembunyi. Padahal itu semua tidak benar.

Fakta :

Hipnosis adalah teknik membawa seseorang menuju trance - secara sederhana trance yang dimaksud adalah kondisi antara normal dan tidur nyenyak - dan trance adalah hal alami yang terjadi pada pikiran kita. Pada kenyataannya, semua hipnosis adalah self – hypnosis, anda tidak dapat dihipnosis kecuali anda mau. Tidak ada hal mistik yang terjadi.

Tentu saja hasil yang di dapat akan sangat cepat bila anda berhasil mencapai tujuan anda dan itu terlihat seperti sihir

 2. Anda tak kuasa di bawah pengaruh hipnosis

Pemikiran yang salah ini masih berhubungan dengan bahwa hipnosis itu memiliki unsur sihir dan mistik. Pemikiran yang salah ini mungkin juga terpengaruh oleh pertunjukan yang dilakukan oleh seorang stage hipnotis. Stage hipnotis adalah seseorang yang melakukan hipnosis untuk keperluan hiburan. Dan yang perlu diingat adalah orang yang berada dipanggung adalah orang yang mempunyai keinginan untuk dihipnosis. Hipnosis yang sebenarnya adalah self – hypnosis dan sukarelawan yang berada dipanggung dapat memilih untuk ikut atau tidak.

Fakta :

Sangatlah tidak benar bahwa hipnotis dapat mengontrol anda. Tidak ada seorang hipnoterapis yang dapat memberi perintah kepada anda untuk melakukan apapun yang tidak anda inginkan atau sesuatu yang tidak sesuai dengan karakter pada diri anda kecuali Anda mengijinkan. Pada stage hipnosis ada banyak adegan persiapan di belakang layar yang penonton tidak tahu. Yang ditunjukkan hanyalah bagian dramatisnya saja yaitu seseorang diminta melihat telapak tangan lalu diperintah tidur dalam 5 detik saja!

3. Hipnosis berbahaya

Ada banyak orang berasumsi bahwa hipnosis itu bisa membuat seseorang lupa ingatan, berubah kepribadian, dan berperilaku aneh. Hal ini mungkin didasarkan pada tontonan televisi atau film-film yang ada di mana korban hipnosis diperlakukan sebagai orang lemah dan tak berdaya.

Fakta :

Hipnosis sendiri tidaklah berbahaya. Anda akan benar – benar merasa nyaman saat bekerja sama dengan hipnoterapis yang berpengalaman. Anda selalu berada dalam kontrol diri anda sendiri dan dapat keluar dari trance kapanpun anda mau hanya dengan membuka mata.

4. Hipnosis akan membuat anda berkokok seperti ayam dan tidak mempunyai kendali pada diri sendiri.

Sekali lagi ini adalah akibat dari tontonan di televisi atau berbagai film dimana subyek hipnosis diperlakukan sebagai bagian dari lelucon yang ditampilkan.

Fakta :

Sekarang waktunya untuk menjelaskan perbedaan dari stage hipnosis dan hipnoterapi. Stage hipnosis adalah sebuah hiburan dan penuh canda tawa. Hipnoterapi adalah upaya terapi menggunakan kondisi hipnosis membantu seseorang untuk menyelesaikan permasalahan untuk mencapai tujuan perubahan yang diinginkan.

Setiap hipnosis belum tentu sebuah terapi namun setiap proses terapi yang berhasil adalah sebuah proses hipnosis!

Hal penting yang perlu diingat adalah stage hipnotis secara hati – hati memilih seseorang untuk naik kepanggung. Biasanya orang yang extrovert adalah tipe yang ideal untuk dapat diajak melakukan sebuah show. Orang yang terpilih adalah orang yang mau melakukan hal yang konyol sesuai sugesti yang diberikan.

Stage hipnotis mungkin memiliki kualifikasi dan pengalaman yang berbeda dalam hipnosis jika dibandingkan dengan seorang hipnoterapis. Beberapa orang diantaranya mungkin juga mempunyai kualifikasi sebagai hipnoterapis, namun saat di panggung tetap saja ia harus membuat lelucon yang mengundang decak kagum sehingga terkadang mengorbankan respek terhadap subyeknya.

5. Anda harus tetap tutup mata hingga akhir sesi hipnoterapi berakhir

Fakta :

Semua orang boleh bergerak selama sesi hipnotis. Anda mungkin ingin menggaruk tubuh anda, mungkin saja saat itu ada yang gatal dan itu semua boleh dilakukan. Tidak mengganggu kedalaman kondisi trance.

Tidak selamanya kondisi trance yang sangat rileks ditentukan oleh mata yang tertutup.

Atlet olahraga sering mengalami trance saat sedang kompetisi. Seorang atlet mencari hipnoterapi untuk meningkatkan prestasinya dan tidak diminta menutup mata untuk rileks. Hipnotis membantu para atlet dengan trance yang penuh dengan kesadaran. Trance semacam ini dilakukan dengan cara memanggil kembali penampilan terbaik atlet pada waktu sebelumnya dan kemudian atlet bergerak. Prosedur yang menggunakan relaksasi pada olahraga tidak dapat dipakai. Bisakah anda bayangkan atlet lari atau yang sedang melakukan kompetisi di instruksikan untuk rileks? Anda membutuhkan batas maksimal untuk melakukan lebih baik lagi.

Hal yang serupa tetapi dengan contoh yang berbeda. Saat anak kecil melakukan sesi hipnosis dapat masuk ke kondisi trance dengan mata terbuka dan dapat bergerak kemana - mana.

Begitu juga dengan klien yang mempunyai trauma saat mata mereka tertutup, mereka juga tidak dapat melakukan kondisi hipnosis dengan mata tertutup dengan keadaan rileks.

6. Hipnosis adalah terapi

Fakta :

Hipnosis bukanlah terapi. Hipnosis hanyalah alat atau pelengkap untuk berbagai macam tipe terapi dan konseling.

Hipnoterapi adalah aspek terapi dari hipnosis. Hipnoterapi dapat dikombinasikan untuk bekerja lebih optimal pada pendekatan konseling – bahkan juga pendekatan yang tidak selaras dengan hipnoterapi seperti pendekatakan terapi behavioral, yang mana tidak mengenal konsep pikiran bawah sadar dan begitu juga dengan pendekatan psychodynamic.

7. Anda mungkin tidak dapat bangun dari trance

Fakta :

Apa yang membuat anda bangun dari tidur di pagi hari? Bila anda mengatakan "Karena jam alarm" anda kehilangan pointnya. Anda selalu bangun dari tidur anda sepanjang malam bahkan saat jam alarm anda tidak berbunyi. Hal itu juga sama dengan saat anda bangun dari trance. Perlu diingat trance tidak sama seperti koma dan tidur. Trance adalah kondisi alami, anda dapat masuk ke kondisi tersebut bekali – kali dalam sehari saat sedang mimpi, olahraga, atau fokus yang terus menerus pada problem permasalahan. Anda kembali kekondisi normal atau kondisi bukan trance setelah melewati kondisi trance. Jadi, dapat dikatakan bahwa anda, saya dan semua orang beberapa kali keluar dari kondisi trance setiap harinya!.

Saya akui bahwa ada sedikit ketidakcocokan dalam penggunaan kata "bangun" pada kondisi trance. Bagaimanapun istilah tersebut telah digunakan dalam dunia hipnoterapi, meski hipnosis tidak sama dengan tidur.

Anda juga dapat keluar dari kondisi trance saat sesi hipnosis, kapan pun anda mau. Hipnoterapi yang berpengalaman akan mengawasi dan menghantarkan anda secara hati – hati ke kondisi trance.

8. Anda tertidur selama sesi hipnosis

Fakta :
Jangan kuatir, hipnoterapis tidak akan membiarkan anda tertidur. Jika Anda tertidur maka kerja si hipnoterapis jadi sia-sia. Anda akan tetap waspada terhadap apa yang terjadi disekitar meski dalam keadaan trance dan bahkan Anda akan tetap mendengar suara diluar dan di dalam ruangan – hal itu malah akan membuat anda merasa nyaman dan membiarkan diri anda masuk kedalam kondisi hipnosis.

Anda juga mungkin akan terkejut , bahwa anda dapat mengingat segala sesuatunya dengan jelas selama sesi hipnosis.

9. Tidak semua orang dapat dihipnosis walaupun mereka menginginkannya.

Fakta :


Semua orang dapat dihipnosis, kecuali orang yang tidak ingin dihipnosis. Kadang ketakutan dan pemahaman yang salah tetang hipnosis dapat menciptakan adanya hambatan secara tidak sadar.

Oleh karena itu hipnoterapis yang berpengalaman akan membutuhkan banyak waktu saat pertemuan pertama dengan klien, menjawab semua pertanyaan dan mendapatkan kepercayaan dari klien, sebelum melakukan sesi hipnosis.

10. Anda tidak membutuhkan hipnotis – anda dapat menghipnosis diri anda sendiri.
Fakta :
Anda membutuhkan hipnoterapis sebelum melakukan hipnosis pada diri sendiri.

Secara praktek tidaklah mungkin bekerja sendiri dalam mengatasi permasalahan pikiran bawah sadar. Bahkan hipnoterapis yang berpengalaman masih mencari bantuan dari orang lain dalam menghadapi permasalahan psikologinya sendiri.
Meskipun demikian , sekali anda mempunyai pengalaman hipnosis bersama hipnoterapis, anda dapat mengetahui secara tepat, kapan menggunakan dan tidak mengunakan hipnosis pada diri sendiri.


Semoga makin banyak orang yang terbuka pemikirannya dengan metode ini, sehingga makin banyak orang yang dapat ditolong.